coba anda bikin file wp-config.php truz upload..
berikut contoh konfigurasinya
<?php
// ** MySQL settings ** //
define('DB_NAME', 'namadatabase'); // Nama database
define('DB_USER', 'namauser'); // Nama pengguna MYSQL Anda
define('DB_PASSWORD', 'password'); // ...dan kata sandi
define('DB_HOST', 'localhost'); // kemungkinan 99% Anda tidak perlu mengubah nilai ini
define('DB_CHARSET', 'utf8');
define('DB_COLLATE', '');
// Ubahlah nilai dari masing-masing "KEY" berikut menjadi frase yang unik. Selanjutnya Anda tidak perlu mengingat frase tersebut.
// jadi, buatlah sepanjang dan serumit apapun. Anda dapat mengunjungi http://api.wordpress.org/secret-key/1.1/
// untuk dibuatkan sebuah kunci yang unik. Atau, karanglah sesuatu. Masing-masing kunci harus memiliki frase yang berbeda.
define('AUTH_KEY', 'letakkan frase unik Anda di sini'); // Ubah ini menjadi sebuah frase yang unik.
define('SECURE_AUTH_KEY', 'letakkan frase unik Anda di sini'); // Ubah ini menjadi sebuah frase yang unik.
define('LOGGED_IN_KEY', 'letakkan frase unik Anda di sini'); // Ubah ini menjadi sebuah frase yang unik.
// Anda dapat memiliki beberapa instalasi dalam sebuah basis data jika Anda memberi masing-masing sebuah awalan yang unik
$table_prefix = 'wp_teguh_dot_web_dot_id_'; // Hanya angka, huruf, dan garis bawah, tolong!
// Ubah ini untuk melokalkan WordPress. Sebuah berkas yang cocok dengan
// bahasa terpilih harus diinstal pada wp-content/languages.
// Sebagai contoh, instal id_ID.mo ke wp-content/languages dan tentukan WPLANG ke 'id_ID'
// untuk mengaktifkan dukungan bahasa Indonesia.
define ('WPLANG', 'id_ID');
/* Cukup, berhenti menyunting! Selamat ngeblog. */
if ( !defined('ABSPATH') )
define('ABSPATH', dirname(__FILE__) . '/');
require_once(ABSPATH . 'wp-settings.php');
?>
setelah itu coba install