Kalau dikomputer lokal (Windows), sebenarnya lebih mudah, karena tidak diperlukan setting permission (CHMOD).
Nah, kode .htaccess itu dibutuhkan jika ingin menggunakan struktur permalink yang lebih bagus daripada yang "default". Ketika menyunting struktur permalink, berkas .htacecss otomatis akan dibuat di folder utama WP.
Ini dengan catatan, server-nya memang mensupport module rewrite (mod_rewrite). Kalau tidak support, salah satu efeknya: struktur permalink benar, tapi ketika diakses muncul error 404 (halaman tidak ditemukan). Kalau misalnya tidak support mod_rewrite tapi tetep pengen pake struktur permalink yang lebih manis, tambahkan saja "index.php/" didepan struktur yang diinginkan, misalnya:
/index.php/%postname%/
Hasilnya akan jadi domainnya.com/index.php/judul-entri-disini/
Apakah boleh lebih dari satu file .htaccess? Boleh saja. Tapi, dengan kondisi memang antar kode tersebut tidak menimbulkan konflik. Kalau misalnya ada error di .htaccess, paling-paling muncul error "Internal Server Error".